Article Detail

Ramah Lingkungan dengan Pupuk Kompos

Sabtu (23/2), SMA Santo Yosef Lahat melaksanakan kegiatan pembuatan pupuk kompos untuk seluruh siswa kelas sebelas program IPA dan IPS. Kegiatan ini menjadi agenda tahunan SMA Santo Yosef Lahat dengan sasaran utama pengembangan diri siswa di bidang non-akademik. Pelaksanaan kegiatan dipusatkan di halaman utama SMA Santo Yosef Lahat. Layaknya sebuah tradisi, para siswa selalu menyambut positif segala kegiatan yang diadakan sekolah. Begitu pula dengan kegiatan pembuatan pupuk kompos yang mendapat respon positif dari siswa.

Yosef Surya Admaja salah satu siswa dari kelas XI IPA mengungkapkan “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa maupun guru pendamping kegiatan.” Guru dan siswa dapat belajar bagaimana cara membuat pupuk kompos yang bernilai ekonomis dan kemudian menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Ditinjau dari aspek lingkungan, program ini diadakan sebagai bentuk apresiasi dan tindak lanjut dari semangat cinta lingkungan yang disuarakan gereja melaui Perayaan 90 Th Perfektur Apostolik Bengkulu, 10 Th Keuskupan Agung Palembang, dan 40 Th Imamat Bapak Uskup Agung Palembang yang dilaksanakan di SMA Santo Yosef Lahat (20/1).

Yayasan Taraknita Kantor Wilayah Lahat mendukung penuh kegiatan pengembangan diri siswa yang dilaksanakan di SMA Santo Yosef. Hal ini ditunjukkan dengan hadirnya Bapak Heri Susilo yang meninjau secara langsung proses pembuatan pupuk kompos di halaman utama SMA Santo Yosef Lahat. Meskipun tujuan utama kehadiran beliau adalah untuk mendampingi siswa-siswi kelas Sembilan SMP Santo Yosef yang sedang melakukan observasi di SMA Santo Yosef Lahat, namun dengan hadirnya Bapak Heri Susilo selaku kepala divisi pendidikan Yayasan Tarakanita Kantor Wilayah Lahat cukup untuk mamacu semangat siswa dan guru dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Sebelumnya Sabtu (16/2), para siswa telah diberikan pembekalan oleh Bapak Ir. Ig. Sukino dan Petrus Purbadi S.Si. Pada acara pembekalan tersebut para siswa diajarkan bagaimana membuat pupuk kompos dan bagaimana memilih bahan-bahan yang baik digunakan untuk pembuatan pupuk kompos. Bahan-bahan yang digunakan untuk pembuatan pupuk kompos dapat berasal dari limbah-limbah rumah tangga. Para siswa diimbau untuk mengumpulkan bahan baku pembuatan pupuk kompos dari lingkungan sekitar mereka, kemudian dibawa ke sekolah untuk dikerjakan secara bersama-sama.

Para siswa sangat menyadari manfaat dari kegiatan pembuatan pupuk kompos ini. Seperti yang diungkapkan oleh Yosef Surya Admaja bahwa “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari”. Lebih lanjut Surya mengungkapkan bahwa selaku ketua OSIS dirinya sangat berharap agar program-program seperti  ini terus dijalankan dan disempurnakan, agar siswa kelas sepuluh ataupun generasi berikutnya juga dapat merasakan manfaat dari kegiatan ini.

Comments
  • there are no comments yet
Leave a comment